PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
FilosofiPsikologi Kognitif

antitesis

antithesis

Ringkasan Singkat

Antitesis adalah gagasan yang berlawanan dengan proposisi awal (tesis), atau tahap kedua dalam proses dialektika.

n. Antitesis memiliki dua makna utama: pertama, sebuah ide atau proposisi yang berlawanan atau bertentangan dengan yang lain.

Kedua, dalam filsafat, ia merupakan tahap kedua dari proses dialektika yang didasarkan pada tesis (proposisi awal), antitesis (kontradiksi), dan

sintesis

(rekonsiliasi).

Meskipun sering dikaitkan dengan Georg Wilhelm Friedrich Hegel, istilah ini sebenarnya lebih menonjol dalam pengembangan ide dialektis secara umum untuk menjelaskan bagaimana kemajuan pemikiran terjadi melalui konflik antar gagasan yang saling bertentangan.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Hegel, G. W. F. (1807). The Phenomenology of Spirit.
  • Stace, W. T. (1955). The Philosophy of Hegel.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback